Inilah Ciri-ciri Sapi yang Masuk Kualifikasi Sapi Bali

ciri-ciri-sapi-sehat

Di wilayah Asia Tenggara serta Australia, Sapi Bali menjadi budidaya yang banyak dilakukan. Apakah Anda termasuk di dalamnya? Berikut klasifikasi Sapi Bali dari agen jual sapi bali!

Jika kebanyakan orang menyebut Sapi Bali sebagai Banteng atau Bos Sondaicus, namun kebanyakan masyarakat Indonesia lebih mengenal nama Sapi Bali.

Pada awalnya klasifikasi Sapi Bali ini mulai dibudidayakan di Indonesia pada daerah Lombok, Bali dan sekitar pulau jawa.

Sapi jenis ini berasal dari Indonesia asli, seperti namanya. Saat ini Sapi Bali bahkan tidak hanya menyebar ke berbagai pulau di Indonesia, melainkan sudah menyebar sampai ke Negara sebelah seperti Filipina, Malaysia dan juga Australia.

Ciri Khas yang Dimiliki Oleh Sapi Bali

Sapi Bali memang berasal dari hewan Banteng, namun mengalami sejumlah perubahan. Perubahan itulah yang pada akhirnya menyebabkan perbedaan terkait cara hidupnya. Perubahan yang sangat tampak itu pada tubuhnya.

Sapi Bali akan berukuran lebih kecil apabila dibandingkan dengan hewan banteng. Mulai dari bobot tubuhnya, sampai dengan tinggi badannya mengalami perubahan yang lebih kecil.

Di Pulau Dewata, sapi tidak hanya diambil dagingnya saja, melainkan dimanfaatkan sebagai hewan pembajak sawah dan untuk menghasilkan pupuk organik.

Sapi ini pun sangat terkenal akan atraksi agrowisatanya. Kemudian dalam agama Hindu, Sapi Bali juga sering dimanfaatkan sebagai caru.

Pasalnya Sapi Bali melambangkan sebuah makna pembersihan. Untuk dapat membedakan antara sapi biasa dengan Sapi Bali, berikut beberapa klasifikasi Sapi Bali :

  • Memiliki reproduksi yang baik

Sapi Bali sudah terkenal memiliki reproduksi yang begitu baik dibandingkan sapi biasa. Sapi betina yang sudah berumur 2 tahun sudah dapat dikawinkan.

Kemudian jarak untuk melahirkan kisaran 12 bulan hingga 14 bulan. Sehingga bagi yang ternak sapi jenis ini akan memiliki perputaran uang yang lebih cepat.

  • Postur tubuh lebih besar

Dibandingkan sapi jenis lainnya, postur tubuh dari Sapi Bali ini lebih besar. kemudian perbandingan daging dan tulangnya pun mencapai 4.4:1 dengan sapi jenis lokal. Secara keseluruhan, fisik dari Sapi Bali seperti nenek moyangnya, yaitu Banteng.

Untuk mengetahui klasifikasi Sapi Bali yang paling mudah diketahui yaitu dari motif pada tubuhnya. Sapi-sapi di Bali pasti memiliki bulu putih pada bagian paha belakang dan kaki bawah. Kemudian ketika sudah menua, pada sapi jantan akan muncul bulu putih di bagian dahi dan dasar tanduknya.