Suka Duka Menjadi Tukang Service AC di Tangerang

Suka Duka Menjadi Tukang Service AC di Tangerangnduan Membuka Jasa Service AC di Bintaro

Tukang service AC merupakan sebuah profesi yang jarang kita perhatikan. Ia ada di sekeliling kita tanpa kita sadari. Banyak yang menganggap remeh pekerjaan ini. Padahal service AC sangat dibutuhkan oleh orang yang mempunyai AC.

Sewaktu waktu jika ada kerusakan AC pasti orang memanggil tukang service AC. Saya menganggap tukang service AC sangat bagus dan baik karena bagaimanapun merekalah yang diandalkan saat ada kerusakan AC. Bayangkan jika kita hidup tanpa adanya orang yang bekerja sebagai tukang service AC Tangerang.

Mungkin kita akan memanggil tukang service AC di daerah lain seperti di Serpong, Depok dan Jakarta. Tentu saja dengan memanggil tukang service AC dari tempat yang jauh akan memakan banyak ongkos dan biaya nantinya sehingga harganya juga menjadi semakin mahal.

Oleh sebab itu dengan ada jasa service AC di Tangerang menjadikan hidup kita semakin dimudahkan. Jika ada masalah AC, tinggal panggil saja mereka.

Namun tentu saja semua pekerjaan memiliki tanggung jawab, banyak hal yang dilakukan oleh tukang service AC dan pengalaman yang mungkin tidak kita alami atau jarang kita alami dalam kehidupan ini.

Oleh sebab itu saya akan membagikan beberapa suka duka menjadi tukang service AC menurut saya:

1. Gitu doang kok mahal

Masalah ini sering dialami oleh orang yang bekerja di bidang service atau jasa apapun. Seringkali klien menganggap remeh sesuatu pekerjaan yang tukang service lakukan dengan komentar “Gitu doang kok mahal” ia tidak mempertimbangkan berapa banyak pengalaman yang sudah tukang service lalui, tial error yang ia lakukan dan belajar service AC yang ia lalui.

Apa yang dilihat klien “Gitu doang” belum tentu dapat ia lihat dan perbaiki sendiri. Tentu nilai dari pengetahuan, skill dan pengalaman mahal harganya dan sudah selayaknya mendapatkan apresiasi yang tinggi.

2. Meminta garansi yang tidak wajar

Klien tentunya mau hasil kerja yang terjamin, sayangnya seringkali tidak rasional dalam meminta garansi, 6 bulan sampai 1 tahun misalnya. Semoga kita dapat lebih menghargai profesi jasa service AC.